Blue Fire Pointer

Blog list

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

 

Sabtu, 03 Oktober 2020

ROUTING DYNAMIC

0 komentar

  Routing dinamis (Dynamic Routing) adalah router yang memiliki kemampuan untuk membuat tabel routing secara otomatis berdasarkan lalu lintas jaringan dan router yang terhubung. Jika diartikan, dinamis adalah bisa berubah-ubah, jadi IP Addressnya selalu berubah sewaktu-waktu.

    Pengisian dan pemeliharaan pada routing table dilakukan secara otomatis sehingga antar router satu dengan lainnya saling bertukar informasi untuk mengetahui alamat tujuan dan menerima tabel routing. Ada beberapa macam routing dinamis yang perlu Anda ketahui:

·        RIP (Routing Information Protocol)

·        IGRP (Internal Gateway Routing Protocol)

·        OSPF (Open Shortest Path First)

·        BGP (Border Gateway Protocol) 

Kelebihan Routing Dinamis

·        Proses konfigurasi jaringan lebih cepat

·        Bisa digunakan untuk jaringan berskala besar

·        Jika ada jalur yang rusak tetap aman

·        Jalur ditentukan secara otomatis oleh sistem

Kekurangan Routing Dinamis

·        Bandwidth yang dibutuhkan lebih besar

·        Jalur yang bisa menentukan adalah sistem bukan dari administrator

·        Membutuhkan RAM yang lebih besar untuk menentukan jalur terbaik saat terjadi down

 

OSPF

    Open Shortest Path First (OSPF) adalah sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis. Pada OSPF dikenal sebuah istilah Autonomus System (AS) yaitu sebuah gabungan dari beberapa jaringan yang sifatnya routing dan memiliki kesamaan metode serta policy pengaturan network, yang semuanya dapat dikendalikan oleh network administrator. Dan memang kebanyakan fitur ini diguakan untuk management dalam skala jaringan yang sangat besar. Oleh karena itu untuk mempermudah penambahan informasi routing dan meminimalisir kesalahan distribusi informasi routing, maka OSPF bisa menjadi sebuah solusi.

    OSPF termasuk di dalam kategori IGP (Interior Gateway Protocol) yang memiliki  kemapuan Link-State dan Alogaritma Djikstra yang jauh lebih efisien dibandingkan protokol IGP yang lain. Dalam operasinya OSPF menggunakan protokol sendiri yaitu protokol 89.

Cara Kerja OSPF

    Berikut adalah sedikit gambaran mengenai prinsip kerja dari OSPF:

·           Setiap router membuat Link State Packet (LSP)

·          Kemudian LSP didistribusikan ke semua neighbour menggunakan Link StateAdvertisement (LSA) type 1 dan menentukan DR dan BDR dalam 1 Area.

·          Masing-masing router menghitung jalur terpendek (Shortest Path) ke semua neighbour berdasarkan cost routing.

·          Jika ada perbedaan atau perubahan tabel routing, router akan mengirimkan LSP  ke DR dan BDR melalui alamat multicast 224.0.0.6

·         LSP akan didistribusikan oleh DR ke router neighbour lain dalam 1 area sehingga semua router neighbour akan melakukan perhitungan ulang jalur terpendek.

EIGRP

     EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah routing protocol yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada CISCO. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router CISCO saja dan routing ini tidak didukung dalam jenis router yang lain.

Cara Kerja

    EIGRP sering disebut juga Hybrid-Distance-Vector Routing Protocol, karena cara kerjanya menggunkan dua tipe routing protocol,yaitu Distance vector protocol dan Link-State protocol, Dalam pengertian bahwa routing EIGRP sebenarnya merupakan distance vector protocol tetapi prinsip kerjanya menggunakan links-states protocol.sehingga EIGRP disebuat sebagai hybrid-distance-vector,mengapa dikatakan demikian karena prinsip kerjanya sama dengan links-states protocol yaitu mengirimkan semacam hello packet.

untuk mengetahui routing dinamis lebih dalam lagi, buka link video dibawah ini ^^

https://youtu.be/bc2t-UlL8Do


0 komentar:

Posting Komentar